What's News
Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Desember 2015

Jhon D Murphy

Info Sehat - Kenali Gejala Angin Duduk Dan Cara Mengatasinya

Kenali Gejala Angin Duduk

Info Sehat - Angin duduk atau angina adalah suatu kondisi saat penderitanya mengalami nyeri pada dada akibat otot-otot jantung kurang mendapat pasokan darah. Terganggunya pasokan darah ini terjadi akibat adanya penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah. Serangan angin duduk bisa terjadi secara tiba-tiba.

Berikut ini adalah beberapa gejala angin duduk, di antaranya:
  • Nyeri pada dada, yang kemungkinan bisa menyebar ke lengan kiri, punggung, - rahang, dan leher.
  • Sesak napas.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Mual.
  • Pusing.
  • Gelisah.
  • Mengeluarkan keringat berlebihan.

Temui dokter jika tiba-tiba Anda merasakan nyeri pada dada, namun belum pernah terdiagnosis menderita masalah apa pun pada jantung. Walau tidak semua nyeri dada disebabkan oleh gangguan pada jantung, memeriksakan diri ke dokter adalah langkah yang paling aman.

Penyebab angin duduk (angina)

Agar dapat bekerja dengan baik, jantung membutuhkan asupan darah yang kaya akan oksigen secara cukup. Darah untuk organ ini akan dialirkan melalui dua pembuluh besar yang disebut sebagai pembuluh koroner. Angin duduk terjadi ketika pembuluh koroner tersebut mengalami penyempitan.

Berdasarkan hal-hal yang dapat memicu penyempitan pembuluh koroner, angin duduk dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
  • Angin duduk stabil. Aktivitas fisik adalah pemicu terjadinya kondisi ini, salah satunya adalah olahraga. Karena ketika seseorang melakukan olahraga, jantungnya akan membutuhkan lebih banyak asupan darah. Asupan tersebut tidak akan tercukupi jika pembuluh koroner mengalami penyumbatan. Serangan angin duduk stabil juga dapat dipicu oleh beberapa hal lainnya, seperti merokok, stres, makan berlebihan, dan udara dingin.
  • Angin duduk tidak stabil. Kondisi ini dapat dipicu oleh timbunan lemak atau pembekuan darah yang mengurangi atau menghalangi aliran darah menuju jantung. Tidak seperti angin duduk stabil, nyeri akibat angin duduk tidak stabil akan tetap ada walau penderita sudah berisitirahat dan mengonsumsi obat untuk angina. Jika dibiarkan, serangan angin duduk tidak stabil bisa berkembang menjadi serangan jantung.


Sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena angin duduk. Beberapa faktor tersebut di antaranya:
  • Kolesterol tinggi. Tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh seseorang berpotensi menumpuk di dalam pembuluh darah. Jika ini terjadi, tentu saja darah akan sulit mengalir ke dalam jantung.
  • Memiliki penyakit diabetes. Tingginya kadar gula akibat diabetes, dapat merusak dinding arteri. Selain itu, diabetes juga dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh.
  • Hipertensi. Jika aliran darah terhalang, jantung akan makin kuat memompa dan meningkatkan tekanan agar darah tersebut dapat mengalir. Jika ini terus terjadi, maka tekanan tinggi tersebut dapat merusak dinding arteri atau menyebabkan pengerasan pada pembuluh tersebut.
  • Stres. Saat kita mengalami stres, tubuh akan memproduksi sejumlah hormon yang dapat mempersempit pembuluh darah. Selain itu stres juga dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Obesitas. Orang yang mengalami obesitas akan rentan mengalami sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko terkena angin duduk, seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.
  • Merokok. Aktivitas ini dapat merusak dinding arteri dan menyebabkan penimbunan kolesterol sehingga darah akan kesulitan membawa oksigen untuk diedarkan.
  • Riwayat. Jika kita pernah terkena penyakit yang berhubungan dengan jantung atau memiliki keluarga yang memiliki riwayat tersebut, maka kita juga akan berisiko tinggi terkena angin duduk.
  • Kurang berolahraga. Orang yang kurang olahraga berisiko terkena angin duduk karena akan rentan terhadap obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes.
  • Umur. Orang yang berusia lanjut lebih berisiko terkena angin duduk dibandingkan dengan orang yang masih muda. Terutama bagi pria, peningkatan risiko ini dimulai pada umur 45 tahun, sedangkan pada wanita dimulai pada umur 55 tahun.


Diagnosis angin duduk (angina)

Dalam mendiagnosis angin duduk, umumnya dokter akan awali dengan menanyakan seputar gejala yang dialami pasien. Selain itu, dokter juga akan menanyakan apakah pasien memiliki keluarga berpenyakit jantung atau suka melakukan kebiasaan-kebiasaan yang dapat memicu kondisi tersebut, misalnya suka mengonsumsi makan berlemak, merokok, atau mengonsumsi minum keras.

Untuk makin menguatkan diagnosis, beberapa pemeriksaan sederhana juga dapat dilakukan oleh dokter, di antaranya pengukuran berat badan, pengukuran tekanan darah, dan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar gula, kolesterol, serta fungsi ginjal. Selain melalui pemeriksaan darah, fungsi ginjal juga dapat diketahui melalui tes urin. Kondisi yang berkaitan dengan ginjal penting untuk dideteksi karena ada beberapa obat angin duduk yang tidak boleh digunakan oleh penderita penyakit ginjal.

Selain itu, berikut adalah pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan diagnosis angin duduk:
  • Ekokardiogram. Tes ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang berkaitan dengan angin duduk, misalnya adanya kerusakan otot jantung akibat terganggunya aliran darah atau adanya bagian jantung yang kurang cukup mendapatkan suplai darah. Identifikasi ini didapat dari sebuah gambar yang dihasilkan melalui gelombang suara.
  • Elektrokardiogram (EKG). Melalui tes ini aktivitas elektrik dan ritme jantung direkam dengan bantuan elektroda yang dihubungkan pada sebuah mesin khusus. Dari pola detak jantung yang terekam ini, dokter dapat melihat apakah aliran darah pasien mengalami penurunun atau gangguan. Selain angin duduk, elektrokardiogram juga dapat mendeteksi apakah pasien mengalami serangan jantung.
  • Tes Ketahanan Jantung. Tes ini bertujuan mengukur daya tahan jantung saat kita melakukan aktivitas fisik sebelum gejala angin duduk muncul. Aktivitas fisik bisa berupa olahraga dengan treadmill yang dilakukan di ruangan. Tes ketahanan jantung akan dipadukan dengan elektrokardiogram untuk membantu dokter membaca ritme jantung.
  • CT scan. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui adanya dan seberapa parah penyempitan pada pembuluh jantung. CT scan jantung dilakukan dengan bantuan mesin khusus berbentuk tabung yang dilengkapi dengan X-ray. Dari pemeriksaan ini akan didapat gambar mengenai kondisi jantung pasien secara terperinci.
  • MRI scan. Sama seperti CT scan jantung, pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi jantung pasien. Namun yang membedakan adalah MRI scan jantung dilakukan dengan bantuan gelombang radio dan medan magnetik.
  • Skintigrafi Jantung. Tes ini bisa dilakukan jika hasil pembacaan elektrokardiogram masih meragukan. Di dalam tes skintigrafi jantung, sebuah cairan pewarna khusus akan disuntikkan ke dalam pembuluh darah. Zat pewarna ini akan mengalir menuju jantung dan dipantau dengan menggunakan kamera gamma untuk mengetahui jika aliran tersebut mengalami gangguan.
  • Angiografi Jantung. Tes ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang berbentuk selang tipis yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah. Tujuannya untuk mengetahui apakah pembuluh darah tersebut mengalami penyumbatan dan seberapa parah penyumbatan tersebut. Angiografi jantung dilakukan jika diagnosis angin duduk tidak bisa dilakukan dengan cara apa pun atau jika gejala terus ada meski sudah diobati. Tes ini berisiko menimbulkan komplikasi seperti serangan jantung atau stroke. Oleh karena itu, prosedur ini hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan.


Pengobatan angin duduk (angina)

Pengobatan angin duduk bertujuan mengurangi tingkat keparahan gejalanya dan menurunkan risiko penderitanya terkena serangan jantung atau mengalami kematian.

Angin duduk dengan gejala ringan atau menengah sebenarnya masih bisa ditangani tanpa obat-obatan, yaitu dengan menjalani pola hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat memicu munculnya angin duduk. Beberapa hal tersebut di antaranya:
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang atau yang mengandung banyak serat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian. Hindarilah mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam.
  • Jangan makan melebihi porsi atau kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Seimbangkan antara aktivitas fisik yang dilakukan dengan istirahat. Ada baiknya minta nasihat dokter terlebih dahulu mengenai olahraga yang sehat untuk kondisi Anda.
  • Hindari stres atau tangani stres jika Anda mengalaminya.
  • Lakukanlah program penurunan berat badan jika Anda mengalami obesitas.
  • Hindari asap rokok.
  • Batasi konsumsi minuman keras.
  • Selalu kontrol kadar gula darah jika Anda menderita diabetes.


Jika angin duduk tidak cukup diatasi dengan penerapan gaya hidup sehat, maka dokter dapat meresepkan beberapa obat berikut ini.
  • Obat-obatan pencegah pembekuan darah. Obat ini berfungsi memisahkan kepingan-kepingan darah dan mencegah penggumpalan. Beberapa contoh obat dari golongan ini adalah clopidogrel dan ticagrelor.
  • Aspirin. Obat ini berfungsi menurunkan kemampuan darah untuk menggumpal sehingga darah akan mudah mengalir melalui pembuluh yang sempit sekali pun. Selain mengatasi angina, aspirin juga dapat menurunkan risiko terkena serangan jantung. Beberapa efek samping penggunaan aspirin di antaranya mual, gangguan pencernaan, dan iritasi lambung.
  • Statin. Obat ini mampu menurunkan kadar kolesterol sehingga kerusakan pembuluh darah dapat dicegah. Selain itu, statin juga dapat menurunkan risiko terkena stroke dan serangan jantung. Statin bekerja dengan cara memblokir suatu enzim penghasil kolesterol yang terdapat di dalam organ hati. Potensi efek samping statin adalah nyeri perut, diare, dan konstipasi.
  • Obat-obatan nitrat. Selain efektif dalam mengatasi gejala angin duduk, nitrat juga dapat digunakan sebagai metode pencegahan jangka panjang atau digunakan sebelum melakukan aktivitas yang berpotensi menyebabkan angin duduk, seperti berolahraga. Obat ini berfungsi melemaskan pembuluh darah yang kaku agar darah dapat mengalir dengan lancar menuju jantung. Salah satu obat nitrat yang banyak digunakan adalah glyceryl trinitrate. Obat ini mampu meredakan gejala angin duduk dengan cepat. Jangan mengonsumsi minuman keras selama menjalani pengobatan dengan glyceryl trinitrate karena dapat memperparah efek samping yang muncul.
  • Obat penghambat saluran kalsium. Obat ini dapat melancarkan aliran darah di dalam jantung dan meredakan atau mencegah gejala angin duduk. Obat yang juga dikenal sebagai antagonis kalsium ini mampu melemaskan sel-sel otot yang terdapat di dalam dinding pembuluh darah.
  • Nicorandil. Obat ini biasanya digunakan oleh orang-orang yang tidak bisa mengonsumsi obat penghambat saluran kalsium. Meski begitu, nicorandil memiliki fungsi dan kinerja yang sama seperti obat penghambat kalsium, yaitu memperlancar aliran darah pada jantung dengan cara memperlebar arteri koroner.
  • Obat penghambat beta. Dalam meredakan atau mencegah gejala angin duduk, obat ini berfungsi menangkal efek hormon adrenalin sehingga tekanan darah berkurang dan ritme jantung menurun. Dengan demikian, beban jantung akan menurun.
  • Ivabradine. Obat ini memiliki kinerja yang sama dengan obat penghambat beta, namun dijadikan alternatif jika penderita angin duduk tidak bisa mengonsumsi obat tersebut.
  • Ranolazine. Obat ini dapat mencegah angin duduk dengan cara memperlancar aliran darah dan melemaskan otot-otot jantung. Ranolazine aman digunakan oleh penderita yang memiliki ritme jantung tidak teratur atau memiliki riwayat serangan jantung karena obat ini tidak memengaruhi kecepatan detak jantung.
  • Obat penghambat enzim pengubah angiotensin. Obat yang umum disebut ACE inhibitor ini berfungsi menghambat aktivitas suatu hormon yang dapat mempersempit pembuluh darah. Hormon tersebut disebut angiotensin. Obat ini juga dapat menurunkan tekanan darah. ACE inhibitor tidak boleh digunakan pada penderita angin duduk yang memiliki gangguan ginjal karena dapat menurunkan suplai darah ke organ tersebut.


Jika gejala angin duduk sudah parah dan tidak bisa lagi diatasi dengan obat-obatan, tindakan operasi akan dipertimbangkan oleh dokter demi mencegah terjadinya serangan jantung. Beberapa jenis operasi tersebut di antaranya:
  • Operasi bypass. Prosedur ini bertujuan untuk mengalihkan rute aliran darah agar tidak melewati pembuluh darah yang terhalang atau sudah rusak dengan menggunakan pembuluh darah dari bagian tubuh lainnya.
  • Operasi angioplasti. Prosedur yang bertujuan memperlancar aliran darah ini dilakukan dengan cara memasukkan sebuah balon kecil ke dalam pembuluh darah yang mengalami penyempitan, sehingga ketika balon tersebut ditiup, pembuluh darah akan melebar. Setelah itu, sebuah kawat khusus akan Fungsi kawat ini untuk mengganjal pembuluh darah agar tetap terbuka.


Pencegahan angin duduk (angina)

Langkah pencegahan angin duduk hampir serupa dengan langkah pengobatan awal angin duduk tanpa menggunakan obat, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat. Selain mencegah terjadinya serangan angin duduk pada orang-orang yang belum pernah mengalaminya, penerapan pola hidup sehat juga dapat mengurangi tingkat keparahan gejala angin duduk pada penderitanya. Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah angin duduk, di antaranya:
  • Berolahraga. Anda bisa melakukan olahraga ringan, seperti bersepeda santai, berjalan, atau berenang. Selain dapat menurunkan berat badan, olahraga juga dapat membuat peredaran darah menjadi lancar dan menurunkan tekanan darah, sehingga jantung dan pembuluh koroner tetap sehat.
  • Mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung. Agar bisa tetap bekerja dengan baik, Anda butuh makanan penunjang. Makanan yang sehat untuk jantung harus kaya akan serat. Anda bisa mendapatkan kebutuhan serat melalui buah-buahan, sayur-sayuran, dan gandum. Selain serat, makanan yang mengandung lemak tidak jenuh juga sehat untuk jantung karena lemak tidak jenuh dapat membantu menurunkan penyumbatan pembuluh darah. Beberapa contoh makanan yang mengandung lemak tidak jenuh adalah ikan tuna, salmon, tahu, minyak zaitun, kacang almond, dan buah avokad.
  • Hindari makanan yang berbahaya bagi jantung. Agar terhindar dari angin duduk, hindarilah makanan yang terlalu banyak mengandung garam. Takaran garam yang direkomendasikan untuk kesehatan adalah sekitar satu sendok teh per hari. Terlalu banyak mengonsumsi garam dapat memicu hipertensi. Selain garam, waspadai makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti jeroan, santan, keju, gorengan dan mentega. Lemak jenuh dapat mengendap di dalam arteri dan menghambat peredaran darah.
  • Menjaga berat badan. Berat badan yang sehat penting untuk dipertahankan. Karena jika kita mengalami obesitas, jantung akan lebih sulit mengedarkan darah sehingga harus memompa lebih keras. Lama-kelamaan hal ini dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu angin duduk.
  • Membatasi konsumsi minuman keras. Kandungan kalori di dalam alkohol sangat tinggi. Karena itu, mengonsumsi minuman keras secara berlebihan dapat menyebabkan obesitas dan hipertensi yang pada akhirnya dapat memicu angin duduk.
  • Berhenti merokok. Zat-zat yang terkandung di dalam rokok dapat menghambat arteri dan meningkatkan tekanan darah. Jika kondisi itu sampai terjadi, Anda bukan hanya berisiko terkena angin duduk, tapi juga berisiko terkena stroke dan serangan jantung.
Jhon D Murphy

Info Sehat - Ketahui Seputar Kanker

Ketahui Penyebab Kanker

Info Sehat - Kanker atau disebut juga dengan tumor ganas adalah penyakit dimana terjadi pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal dengan cepat dan tidak terkendali serta terus menyerang jaringan tubuh sekitarnya (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan darah atau jaringan limfatik (metastasis) serta menyerang organ-organ penting yang pada akhirnya sering menyebabkan kematian.

Kanker dapat menyebabkan beberapa gejala yang berbeda bergantung pada lokasi dan karakter keganasan, serta ada tidaknya metastasis. Untuk memastikan keberadaan kanker biasanya dilakukan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan biopsi.  Perawatan kanker biasanya dilakukan dengan operasi, kemoterapi, atau radiasi.

Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Terkena Kanker pada Tubuh Kita ?

Biasanya, sel di dalam tubuh kita hanya akan melakukan pembelahan diri apabila ada penggantian sel-sel yang telah mati dan rusak. Tetapi pada kasus sel kanker, sel tersebut akan terus membelah meskipun tubuh tidak memerlukannya yang membuat terjadi penumpukan sel baru yang penumpukan sel baru yang disebut tumor ganas. Penumpukan sel tersebut mendesak dan merusak jaringan yang ada sehingga pada akhirnya mengganggu organ yang ditempatinya.

Dimana kanker dapat ditemukan?

Kanker dapat ditemukan di hamper semua jaringan dalam organ tubuh manusia, mulai dari kaki sampai kepala. Apabila kanker terjadi di permukaan tubuh yang kelihatan sering mudah diketahui pada tahap awal dan diobati segera tetapi kanker yang terjadi di dalam tubuh sering terlambat ditangani yang membuat khususnya apabila tidak menunjukkan gejala apapun. Apabila kanker ketahuan pada stadium lanjut biasanya akan sangat terlambat untuk diobati

Apa penyebab kanker?

Penyebab utama kanker dikatakan dari hal yang paling sepele yang sering tidak kita sadari antara lain mulai dari pola hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, merokok, dan pola makan yang tak sehat.

Rabu, 14 Oktober 2015

Jhon D Murphy

Info Kesehatan - Akibat Tidak Tidur Teratur


Info Kesehatan - Berhati-hatilah bagi anda yang suka tidur terlalu malam, karena dengan kebiasaan tidur terlalu malam itu dapat menyebabkan kanker hati. Selain itu, tidur terlalu malam pun dapat menyebabkan timbulnya diabetes dan penyakit jantung. Profesor Philippe Froguel dari Imperial College London mengatakan, "Kontrol gula darah adalah salah satu dari banyaknya proses yang diatur oleh jam biologis tubuh" Salah satu jam biologis itu adalah tidur, dan terganggunya proses tidur itu akan berdampak pada kontrol gula darah. 

Penelitian baru terkait kebiasaan tidur yang digelar beberapa waktu lamanya akan menunjukkan bahwa gejala diabetes sudah muncul saat mengalami gangguan tidur selama 3x berturut-turut. Dan hasil penelitian ini pun telah dipublikasikan oleh Nature Genestics yang diberitakan oleh Daily Mail. Nature Genestics telah melakukan penelitian ini terhadap 20 ribu pekerja shift malam, dan dari hasil penelitian ini terbukti untuk pekerja shift malam rentan terhadap penyakit diabetes dan penyakit jantung. Peneliti ini telah menemukan 4 varian gen yang beresiko terkena diabetes maupun penyakit jantung.

Seperti yang di kutip dari informasikesehatan.biz.id, berikut ini adalah penjelasan singkat tentang tidur terlalu malam dengan kerusakan hati :

  • Pada malam hari ketika jam 9-11 => pembuangan zat-zat tidak berguna atau menjadi beracun (de-toxin) dibagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu itu seharusnya dilalui dengan suasana yang tenang atau bisa dengan mendengarkan musik.
  • Pada malam hari dari jam 11 - jam 1 dini hari => saat proses de-toxin dibagian pada hati, maka harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. 
  • Ketika dini hari pada jam 1-3 => proses de-toxin dibagian empedu juga berlangsung keadaan tidur.
  • Pada dini hari ketika jam 3-5 => de-toxin ada dibagian paru-paru. Dan sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu itu. karena proses pembersihan de-toxin telah mencapai saluran pernafasan, maka tidak perlu untuk minum obat batuk agar tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
  • Pada pagi hari jam 5-7 => de-toxin ada pada bagian usus besar, harus melakukan buang air kecil maupun besar.
  • Pagi hari pada jam 7-9 => waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, maka harus selalu makan pada pagi hari.
Tidur terlalu malam itu dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Dan selain itu, dari tengah malam sampai pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang berfungsi untuk memproduksi darah. Maka dari itu mulai dari sekarang dan seterusnya anda harus tidur yang cukup dan tidak tidur terlalu malam dan jangan sesekali anda begadang untuk hal yang tidak bermanfaat.
(Dari berbagai sumber)
Jhon D Murphy

Info Kesehatan - Manfaat Dari Buah Naga

Manfaat Dari Buah Naga


Info Kesehatan - Buah naga merupakan buah yang mengandung vitamin dan zat-zat lainnya dan tentu juga manfaatnya itu jangan pernah diragukan lagi. Buah Naga atau Dragon Fruit ini adalah jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah naga ini merupakan antioksidan yang sangat baik sehingga bisa melindungi tubuh dari radikal bebas dan kanker. Buah Naga ini memiliki rasa agak hambar. Khasiat dari buah naga ini untuk tubuh ialah untuk menetralkan racun, dan juga mengikat logam berat. 

Selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi dalam kandungan buah naga membuat manfaat bahwa buah naga itu sangat berguna untuk meningkatkan kekebalan pada tubuh hingga membantu menyembuhkan luka/memar. kandungan vitamin B2 dan B1 dalam buah naga sangat baik untuk meningkatkan metabolisme dan memulihkan nafsu pada makan. Tak hanya itu, buah naga juga mengandung vitamin B3 yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dan untuk menyembuhkan penyakit batuk dan asma hingga dapat mengatasi tekanan darah tinggi.

Macam-macam buah naga dan khasiatnya :

  • Hylocereus undatus, yang buahnya berwarna merah dengan daging buah putih
  • Hylecereus polyrhizus, yang buahnya berwarna merah muda dengan daging buah merah
  • Selenicereus megalanthus dengan kulit buah kuning dan daging buah putih
  • Hylocereus costaricensis, buah naga daging super merah

Manfaat buah naga merah dikenal sangat efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah. Buah naga merah ini merupakan buah yang memiliki serat yang tinggi sehingga dapat membantu proses pencernaan, membantu mengurangi lemak pada tubuh, menjaga kesehatan pada mata karena mengandung karoten, dapat mencegah dan mengobati penyakit jantung, kanker, hingga membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini disebabkan karena buah naga ini mengandung lycopene.

Senin, 05 Oktober 2015

Jhon D Murphy

Info Kesehatan - Mengalami Kebotakan Di Usia Muda? Cari Tahu Penyebabnya !

penyebab kebotakan di usia muda

Info Kesehatan - Rambut merupakan mahkota bukan hanya untuk perempuan saja, begitu pula dengan kaum laki-laki, namun mahkota kaum laki-laki tidak akan bisa terlihat sedap dipandang jika mengalami kebotakan. Kebotakan biasanya terjadi untuk usia yang sudah tua atau sekitar usia 40 tahunnan, namun saat sekarang ini banyak kaum muda dengan rentang usia 20-an yang sudah mengalami kebotakan, kebotakan dianggap sebagian kaum laki-laki bisa menurunkan kepercayaan diri.

Rambut rontok bisa dikatakan normal jika antara 50-100 helai rambut per hari, rambut rontok yang serius atau alopecia adalah tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan tubuh.

Berikut beberapa penyebab kebotakan muncul di usia muda :

1. Stress
Stres bisa menyebabkan kebotakan laki-laki di usia muda, stres kronis akan mengacaukan sekaligus menyebabkan ketidakseimbangan pada hormon-hormon yang mengakibatkan penipisan rambut.

2. Kekurangan nutrisi
Kurang asupan protein membuat tubuh menyimpan protein yang tersedia untuk keperluan lain sehingga membuat rambut kehilangan nutrisinya. Nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan rambut, hubungan antara makanan dan rambut cukup sederhana. Rambut terdiri dari protein yang disebut keratin, sehingga sangat penting menyertakan protein yang cukup dalam menu makan sehari-hari.

3. Gejala Penyakit
Kebotakan bisa terjadi karena gejala suatu penyakit, ALS adalah penyakit pada sel-sel saraf di otak dan sumsum tulang belakang yang mengontrol gerakan otot.

4. Merokok
Nikotin yang terkandung dalam rokok bisa mempersempit pembuluh darah, sehingga mengurangi pertumbuhan rambut dan mengurangi nutrisi untuk rambut.

5. Minum-minuman beralkohol
Alkohol bisa menyerap zat besi di dalam tubuh dan menghambat penyerapan zinc. Alkohol juga menyebabkan dehidrasi dan menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting. Karena seperempat rambut mengandung air, alkohol yang berlebihan akan selalu membuatnya rapuh.

penyebab kebotakan di usia muda



Pencegahan :

- Kenali terlebih dahulu apakah memiliki bakat untuk mengalami botak, selain itu apakah ada faktor luar yang bisa membuat resiko menjadi botak.

- Dalam melakukan manipulasi terhadap rambut hendaknya jangan semena-mena, maksudnya jangan terlalu sering melakukan tarikan yang terlalu keras (sasakan), jepit atau ikat rambut yang terlalu kencang, pengeritingan atau pengeringan rambut dengan hair dryer dan sebagainya.

- Perawatan rambut yang teratur dan dengan produk yang tepat, misalnya shampoo, conditioner, creambath, hair tonic, hair spa.

- Nutrisi sangat penting dalam menunjang rambut sehat, beberapa diantaranya adalah zat besi, vitamin B1, asam PanAminoBenzolac (PABA), kalsium D pantotenat (provitamin B5), asam folat dan zinc.
Jhon D Murphy

Info Kesehatan - Stres Bisa Jadi Pemicu Terjadinya Kanker

Stres Bisa Jadi Pemicu Terjadinya Kanker

Info Kesehatan - Kanker merupakan penyakit mematikan yang ditakuti semua orang. Namun seganas apapun sel kanker sebenarnya masih bisa dihindari jika kita mengetahui penyebabnya. Penyebab kanker terjadi akibat dua faktor, yaitu eksternal dan internal. 

Menurut Ketua Tim Kanker Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Dradjat R. Suardi, kelainan internal (genetik) sering disalahpahami sebagai faktor turunan atau herediter penyebab kanker. 

"Yang ditakutkan orang selama ini kan gitu, bahwa gen jelek itu diturunkan. Padahal belum tentu dia diturunkan. Kanker payudara misalnya faktor turunan familial itu cuma 5 persen," kata dia saat berbincang dengan Merdeka.com kemarin.

Dia menegaskan, yang dimaksud faktor genetik sebenarnya terjadi karena adanya onkogen (suatu gen yang mempercepat pertumbuhan sel). Pertumbuhan itu membuatnya tak terkontrol. Sel tersebut bertugas untuk mengganti sel rusak atau mati. 

"Tetapi karena tidak terkontrol (out of control) dia jadi tumbuh semena-mena. Hal inilah yang dimaksud faktor genetik," ujarnya.

Faktor internal tidak akan menjadi penyebab kanker tanpa adanya faktor eksternal. Artinya, faktor internal penyebab kanker akan aktif apabila terpapar faktor eksternal di luar tubuh, seperti faktor biologis, kimiawi dan fisika.

Faktor biologis terjadi di antaranya karena infeksi virus yang membuat sel-sel bermutasi menjadi sel tidak normal. Ketika sel tidak normal terus-menerus mendapat rangsangan dari faktor luar maka ia akan berubah menjadi sel kanker. 

Rangsangan tersebut muncul dari faktor kimiawi dan fisika. Faktor kimiawi berasal dari makanan mengandung bahan pengawet dan zat pewarna. "Ini banyak ditemukan di kehidupan kita," kata Dradjat.

Sedangkan faktor fisika antara lain berasal dari paparan sinar matahari dan zat radio aktif. Faktor fisika bisa terjadi secara alamiah maupun akibat ulah manusia. Contohnya seperti aktivitas industri yang membuat lapisan ozon makin menipis. Hal ini menyebabkan sinar kosmis mampu menembus atmosfer.

Faktor internal tidak bisa kita hindari karena kodratnya sudah berada di dalam tubuh. Tapi faktor eksternal bisa dihindari karena sifatnya berasal dari paparan di luar tubuh kita.

Untuk menghindari faktor eksternal yang merangsang tumbuhnya sel kanker, ia mengatakan perlu meningkatkan daya tahan tubuh. Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat, terdiri dari dua dimensi, yaitu; pola hidup sehat fisik dan psikologi. "Keduanya harus sama-sama sehat," katanya.

Pertahanan tubuh atau imunitas bisa didapat dengan pola hidup sehat fisik dan psikis. Secara fisik hal itu bisa didapat dengan mengonsumsi makanan mengandung protein serta menghindari makanan mengandung faktor kimia. 

Konsumsi makanan rupanya bisa memicu pertumbuhan sel kanker, terutama konsumsi gula. Menurut Dradjat, glukosa merupakan suatu zat yang mudah sekali dimakan oleh sel kanker. Gula juga bisa memicu kegemukan atau obesitas dan diabetes yang merupakan resiko penyebab kanker.

Sedangkan untuk meningkatkan kesehatan psikologi bisa didapat dengan mengurangi stres, istirahat cukup serta olahraga teratur. "Jika semua itu sudah dilakukan maka resiko terkena kanker makin kecil. WHO (World Heal Organization) mengatakan 43 persen kanker itu bisa dicegah hanya degan pola hidup sehat saja," ujarnya.